Pledge United CUP 2020 Resmi Di Tutup

  • Whatsapp

Ambon,MalukuSport -Pertandingan Sepak bola Usia 15 Tahun ke bawah Pledge Cup 2020 tingkat provinsi Maluku yang berlangsung dari tanggal 4-5 resmi di tutup pada Sabtu 5 September 2020  oleh kordinator Pledge United Provinsi Maluku Rinto Lewen yang di dampingi oleh Tim pelaksana.

Kepada Reporter Olahraga N25 Sport Rinto Lewen Menuturkan Rinto,walaupun di tengah-tengah Pandemi Covid-19 ini pihaknya harus tetap membuat sesuatu untuk anak-anak seusia mereka para peserta biar mereka tidak bosan di rumah dan tidak selalu memikirkan tentang Covid -19 yang masih melanda Bangsa dan negara ini.

“Kami tim pelaksana mengambil kebijakan mengadakan Turnamen Pledge United Cup 2020 kepada anak-anak, namun kita tetap menggunakan Protokol Kesehatan dimana setiap pemain harus menggunakan Masker setelah mereka selesai bermain serta di wajibkan menggunakan Hand Sanitizer.

“Bahkan kami melarang penonton untuk tidak boleh hadir di tempat berlangsungnya pertandingan sehingga anak-anak bisa terhindar dari hal-hal yang tidak di inginkan bersama,”jelasnya.

Turnamen ini kata Lewen,sekaligus  mengkampanyekan pentingnya menolak kekerasan terhadap perempuan.

Pria asal Kabupaten Maluku Barat Daya ini juga menjelaskan, terkait dengan jalannya Turnamen Pledge United Cup 2020 ini bahwa tim yang mengikuti Turnamen ini sebayak 10 tim terdiri dari 7 tim asal Kota Ambon, dua tim asal Kabupaten Maluku Tengah serta 1 tim asal Kabupaten Seram Bagian Barat.

“10 tim ini di bagi dalam 2 Grup sehingga di dalam dua grup ini kami mengambil masing masing grup sebanyak dua tim seperti di grup A yang keluar sebagai juara Grup adalah tim Alba Hatukau A, dan Rane Up-nya adalah tim SMP Negeri 7 Ambon sedangkan Grup Juara Grupnya adalah tim Nehemia benteng A dan Rane Up-nya tim Hatukau B sehingga aturan yang berlaku pada saat Turnamen.

Lanjut Lewen,Pledge United Cup 2020 ini Juara Grup harus berhadapan dengan juara Grup untuk mencari Sang Champhionship di Turnamen ini sedangkan untuk Rane Up harus mencari Peringkat 3 .

Sekretaris Wushu Maluku ini juga menegaskan Pertandingan Juara ke,-3 yang di pimpin Oleh Wasit Dari Asprov PSSI Maluku Nicolo Lappy ,mempertemukan SMP 7 Ambon dan SSB Alba Hatukau Batu Merah B, pertandingan ini di menangkan oleh SMP negeri 7 Ambon dengan Skor yang cukup besar yakni 8-2 sehingga SMP negeri 7 Ambon Berhak atas peringkat ke-3 di Turnamen ini.

Partai final antara musuh Bebuyutan Alba Hatukau B Vs Nehemia Benteng, namun kali ini SSB Alba Batu Merah kembali keluar sebagai Champhions di pertandingan ini dengan skor 4-2.

Untuk di ketahui para pemain sendiri dari Juara 1-3 mendapat Piala dan semua tim akan mendapat sertifikat dari tim pelaksana.

“Untuk tim yang  juara akan di siapkan untuk mengikuti seri nasional yang di rencanakan pada bulan Oktober ini namun semua itu bisa berubah akibat dari Pandemi Covid-19 yang masih ada.

Sementara untuk tingkat nasional nanti akan berlanjut ke Singa Cup di Singapura.

Rinto meminta kepada SSB Alba Hatukau Batu Merah untuk tetap menyiapkan diri sebab ketika bisa ada kesempatan untuk mengikuti seri Nasional maka Sang Camphion hari ini yang akan mewakili.

Sentara itu Pelatih Nehemia Benteng Boy Latuperissa sangat aspresiasi  Tim Pelaksana Turnamen Pledge United Cup 2020 secara khusus,kepada  Rinto Lewen yang mana mau membuat turnamen di di Kota Ambon sebab selama ini anak-anak merasa bosan di rumah akibat dari Pandemi Covid-19 ini sehingga dengan adanya Turmanen ini anak-anak bisa bergembira lagi.

Latuperissa juga menanggapi hasil pertandingan anak anak didiknya harus mengalami kekalahan berulang-ulang dari SSB Alba Hatukau .

Menurutnya pihaknya harus akui saat ini SSB Alba Hatukau tim yang  bagus apalagi pihaknya tidak melakukan pemusatan latihan sedangkan SSB Alba Hatukau tetap berlatih walaupun di tengah-tengah Pandemi Covid-19.

Dirinya meminta kepada tim pelaksana Pledge United Cup 2020 untuk ke depannya dapat membuat kegiatan-kegiatan atau pertandingan sepak bola untuk Usia dini di Maluku.

Penulis : Santos W

Editor : Redaksi

Related posts