Atlit PON Anggar Maluku Lakukan Latihan Mandiri

  • Whatsapp

Ambon,MalukuSport-Pandemi COVID-19 yang melanda belahan bumi ini tidak akan pernah membuat cabang olahraga (cabor) Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020 patah semangat dalam menjanai latihan salah satunya cabor Anggar yang masih tetap lakukan latihan mandiri demi meraih prestasi terbaik untuk Maluku.

Pantuan N25 Maluku Sport di gedung Anggar Karang Panjang Kota Ambon,dimana para atlit dengan semangat tetap melakukan latihan sesuai dengan anjuran KONI Maluku yakni latihan mandiri.

“Kalau kita di cabor Anggar selama ini masih tetap lakukan agenda latihan mandiri mengikuti anjuran dari KONI Maluku,latihan mandiri ini akibat COVID-19 yang melanda Indonesia dan efeknya juga sampai ke Maluku,”kata Agus Manuhutu pelatih Anggar PON Maluku,kepada N25 Maluku  Sport belum lama ini.

Lebih lanjut dikatakannya,semua cabor PON Papua intruksikan untuk segera latihan mandiri dan cabor Anggar sendiri melakukan latihan satu minggu empat yakni senin untuk latihan fisik,rabu untuk latihan beban badan,jumat untuk kelincahan dan sabtu untuk teknik.

Adapun,IKASI Maluku meloloskan dua orang atlit yakni Weldy de Fretes dan Ivanero Samiaputy.Sedangkan untuk,dukungan anggaran Tim PON Anggar Maluku sendiri mendapat dukungan dana dari Pemrintah Daerah (Pemda) melalui KONI Maluku.

Selain itu,mantan atlit Anggar nasional ini juga jelaskan,dalam proses latihan tentunya Tim PON Anggar Maluku masih terbentur kendala yakni peralatan,”Peralatan yang kami gunakan selama ini masih sangat terbatas dan itupun peralatan yang lama,yang dibeli waktu PON 2016 di Bandung,olehnya kami harus memiliki cadangan peralatan yang berkualitas,”ungkap Manuhutu.

Ditambahkannya,keurangnya peralatan ini,pihaknya sudah melaporkan kepada pengurus KONI Maluku,untuk segera mersponya,sebab jika atlitnya menggunakan peralatan berkualitas maka otomatis sangat berpengaruh pada kualitas atlit juga.

“Syukur permintaan kami sudah direspon dan dalam waktu dekat akhir Oktober KONI Maluku segera mengakomodir segala peralatan Tim Anggar Maluku,baik itu baju latihan,senjata,sampai pada masker kan di beli oleh KONI Maluku,”ujar Ketua Bidang Pembinaan Prestasi IKASI Maluku ini.

Ditandaskan Manuhutu lagi tentunya tim dari IKASI Maluku sendiri mempunyai target untuk meraih prestasi pada PON Papua 2021 dan nantinya target cabor Anggar Maluku adalah standar minimal, cabor Anggar harus meraih medali perunggu entah dari atlit putra maupun atlit putri.

Dijelaskannya cabor Anggar hanya memastikan standar minimal,karena mengingat kedua atlit Anggar Maluku ini baru pertama kali mengikuti PON,sebelumnya trek rekor keduanya hanya mengikuti even nasional yakni pada Pra PON 2015 di Bandung dan Pra PON 2018 di Semarang.Bahkan keduanya belum sekalipun mencicipi kejuaraan nasiona yang disebabkan minimnya anggaran dari pemerintah.

“Untuk itu kami berharap,minimnya anggaran tidak menjadi kendala dan menyulutkan semangat bagi Tim Anggar Maluku dan kami tetap berlatih sebab kami juga memaklumi persoalan klasik yakni anggaran,”tandas Manuhutu yang juga adalah pegawai Dispora Maluku ini.

Penulis : Santos Walalayo

Related posts