Frangky Jefta,Jangan Coret Anggar Dari PPLP Maluku

  • Whatsapp

AMBON,MalukuSport-Dengan dicoretnya cabang olahraga (cabor) Anggar dari PPLP Maluku ini merupahkan sebuah hal yang tidak wajar yang di lakukan Dinas pemuda dan Olahraga (Dispora) Maluku bagi cabor Anggar sebab saat ini ada lima orang atletnya di PPLP yang di rekrut dan selama Pandemi COVID-19 ini mereka berlatih dari rumah namun,tetap melapor hasil latihannya kepada pihak Dispora Maluku.

Dugaan dicoretnya cabor Anggar dari PPLP Maluku,Hal tersebut mendapat respon tajam dari salah satu pemerhati olahraga Maluku, Frangky Jefta,”Tidak baik baik apa yang dilakukan Dispora Maluku kepada lima atlet cabor Anggar,padahal mereka kan sudah berlatih walaupun ditengah situasi COVID-19,”kata dia kepada N25 MalukuSportnews.com,belum lama ini.

Lebih lanjut dia mengatakan,pihak Dispora Maluku harus bijak dalam melihat persoalannya dan apa alasannya sehingga mereka (Dispora) diduga akan mencoret cabor Anggar dari PPLP Maluku.Kalau hanya alasan cabor ini (Anggar) tidak berprestasi,maka seharusnya Dispora Maluku kembali lagi melihat perjalanan Anggar di PPLP Maluku yang telah mati.

“Anggar kan masuk PPLP Maluku pada tahun 2018,namun pada 2019 Anggar PPLP Maluku tidak bisa mengikuti kejurnas,maupun kejuaraan tingkat nasional lainnya,sebab dengan alasan klasik yakni anggaran tidak ada dan pada tahun 2020 Anggar mau dicoret dari PPLP Maluku,”jelasnya.

Ditambahkannya lagi,alasan lainnya dari Dispora Maluku untuk mencoret Anggar karena,peralatannya terlalu mahal.Padahal seharusnya,Dispora lebih dulu melakukan koordinasi dengan Gubernur Maluku apakah Anggar mau dicoret dari PPLP Maluku atau tidak.Sebab ketika diinformasikan persoalan ini gubernur pasti menginginkan Anggar tetap berada di PPLP Maluku.

“Saya meyakini,Gubernur Maluku dapat mengatasi persoalan cabor Anggar ini demi kemajuan olahraga di Maluku.Apalagi gubernur sangat hobi dan mencaintai olahaga,mana mungkin gubernur akan membiarkan Anggar yang memang punya potensi untuk mendulang prestasi terbaik bagi Maluku dimasa yang akan datang,”ujarnya.

Adapun,seharusnya Dispora Maluku memanggil para pelatih dan pengurus IKASI Maluku untuk membicarakan persoalannya apalagi diketahui ada mantan atlet Anggar nasional Indonesia yang juga pelatih bersertifikat Internasional yang melatih PPLP Maluku sekaligus Pegawai Dispora Maluku seharusnya di libatkan juga untuk membicarakan hal ini.

Untuk itu dirinya meminta kepada Kadis Dispora Maluku Sandy Watimena untuk kembali mempertingkan keputusan tersebut.Sebab ditakutkan atlit Anggar yang sudah berlatih di PPLP Maluku ini mental mereka terganggu,apalagi para atlit Anggar ini merupakan usia remaja.Selain itu,akan berdampak pada prestasi mereka.

“Olehnya saya sarankan,kalau bisa cabor beregu seperti sepak bola dicoret saja dari PPLP,sebab selama ini mereka tidak berprestasi sama sekali dan mereka juga kan mendapat satu medali sama dengan cabang perorangan,”tegasnya.

“Saya juga mendorong seluruh cabor perorangan harus masuk PPLP Maluku seperti Muantay,Taekwondo, Pencak silat, Wushu, Balap Motor,Kempo serta Anggar tetap di pertahankan.Saya yakin ke depannya cabor yang diusulkan ini ditambah cabor yang sudah ada di PPLP Maluku seperti Dayung, Tinju, Atletik, Karate saya yakin Maluku ke depannya akan di senggani,”tandasnya.

Reporter : Santos Walalayo
Editor : Aris Wuarbanaran

Related posts