Kadis Dispora: Tidak Ada Cabor Yang Degradasi Dari PPLP Maluku

  • Whatsapp

Ambon,MalukuSport – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Maluku,Sandy Wattimena membanta isu yang beredar di kalangan praktisi olahraga Maluku,bahwa ada cabang olahraga (cabor) di PPLP Maluku terlah degradasi atau di coret.

“Isu ada cabor yang dicoret dari PPLP Maluku,itu tidak benar,sebab selama ini kita di Dispora Maluku hanya baru melakukan tahapan evaluasi dan memang setiap tahunya agenda evaluasi kita tetap lakukan.Jadi isu coret salah satu cabor itu tidak betul,”kata Wattimena kepada N25,MalukuSportNews.com,selasa (20/10).

Dijelaskan Wattimena pada Pusat Pendidikan Latihan Pelajar atau PPLP Maluku hanya ada empat cabor yang di biayai dengan anggaran nasional (APBN) diantaranya,cabor Tinju,Dayung,Sepak Bola dan Atletik.Sedangkan untuk PPLPD di biayai dengan anggaran daerah atau APBD diantaranya,cabor Karate,Taekwondo dan Anggar.

“Kedepannya kita akan evaluasi lagi dan kalau ada cabor yang terdegradasi kita harus terima dengan lapang dada,sebab cabor yang masuk PPLP atau PPLPD Maluku cabor itu harus benar-benar berprestasi dan kalau ada cabor yang mengganti,tapi kita lihat lagi cabor yang punya potensi,”jelas mantan atlet Taekwondo Maluku ini.

Ditambahkannya lagi,rencananya pada tahun 2032 Indonesia berencana menjadi tuan rumah Olympiade,sehingga di rentang waktu 12,Kemenpora menyarankan setiap PPLP dan PPLPD di setiap provinsi,harus membina cabor-cabor yang mempunyai potensi di daerah,terutama memperhitungkan kemampuan pendanaan.

Selain itu,kata Wattimena Kemenpora juga menyarankan kepada setiap cabor untuk harus melakukan pembinaan usia dini.Walaupun,ada beberapa cabor yang belum masuk di PPLP maupun PPLPD Maluku,sebab dari segi anggaran Dispora Maluku belum bisa mendorong untuk semua cabor ada di PPLP Maluku.

“Kami tidak bisa mendorong semua cabor masuk di PPLP Maluku,seperti contoh cabor bermotor,padahal bermotor mempunyai potensi kedepan.Hal itu,sulit katena cabor bermotor pembiayaannya terlalu besar,sehingga kami sarankan kepada pihak club motor untuk membina pembalap mereka dengan kontrol dari cabor induk,”tandas Ketua IMI Maluku ini.

Reporter : Santos Walalalyo

Related posts