Petinju Putri Maluku Welmi Pariama Lolos Ke PON Papua 2020

  • Whatsapp

Ambon,MalukuSport – Petinju Putri Maluku Welmi Pariama yang  bertanding di kelas 64 kg Elite women  berhasil lolos ke PON  Papua 2020  setelah lawan bertanding petinju asal Negeri kamariang kabupaten Seram Bagian Barat ini di nyatakan di skors atau di diskualifikasi oleh panitia Pra PON jilid 2.

Hal ini diungkap Agus Titaley kepada media N25 Maluku Sport langusung dari Kota Bogor.

Titaley menambahkan bahwa Welmi seharusnya  berhadapan dengan petinju asal Kalimantan Timur namun petinju tersebut di skors sebab merupakan atlet Wushu yang membanting setir ke tinju.

Awalnya memang  atlet tersebut merupahkan atlet tinju namun dia memilih hijrah ke Wushu lalu mau kembali lagi ke tinju namun berdasarkan aturan sehingga panitia menskors petinju tersebut sehingga dengan sendirinya Welmi berhasil lolos ke PON  Papua 2020.

“Dengan lolosnya Welmi otomatis Maluku sementara ini sudah meloloskan 4 orang petinju ke PON Papua bahkan Provinsi Maluku masih punya peluang yang terbuka  untuk meloloskan beberapa kelas lian lagi,”tandas Titaley.

Katanya lagi,sampai saat ini 5 petinju Maluku masih lolos ke babak semi final mereka mereka adalah Dessy Ohoiulun di kelas 54 kg Elite women, Waldemier Hrngtsz di kelas 49 kg Elite man, Ralin Lumoly di kelas 60 kg Elite man, Kenedy Pattinama di kelas 64 kg Elite man, Elvis Pangely di kelas 91 kg Elite man.

“Mereka semua masih punya peluang terbuka untuk lolos ke babak final dan bahkan meraih tiket PON,”ungkapnya.

Pelatih tinju Maluku ini juga menambahkan kalau pada hari ini ada dua petinju Maluku yang  bertanding antara lain Dessy Ohoiulun di kelas 54 kg Elite women dan Waldemier Hengstzs di kelas 49 kg Elite man.

“Untuk itu kami selaku pengurus Pertina Maluku, Manager, tim pelatih bahkan para atlet meminta dukungan doa dari masyarakat Maluku untuk kedua atlet Maluku yang akan bertandingan hari ini maupun Besok nanti sebab dukungan doa dari masyarakat Maluku buat tim Pra PON tinju sangat penting,”ungkapnya sambil menutup telepon.

Reporter : Santos W

Editor  : Redaksi

Related posts