Soplanit,Membangun Club Sepak Bola Harus Punya Tekad Yang Kuat

  • Whatsapp

Ambon,Maluku Sport – Membuat sebuah club’ sepak bola di suatu daerah, memang bukan hal yang mudah karena harus butuhkan tiga hal yakni kemampuan Finansial, kemampuan melobi serta komitmen yang kuat.

Hal ini di ungkapkan mantan Direktur PT.Liga Indonesia Baru ( PT LIB) Dirk Soplanit ketika melakukan bincang bincang bersama N25 Maluku Sport di kediamannya belum lama ini.

Menurut Anggota Exco PSSI ini sebuah club’ sepak bola ketika mulai terbentuk harus di sadari bahwa ini adalah sebuah langkah panjang yang harus di lakukan karena membuat sebuah club’ dan bernaung di bawah salah satu Asprov PSSI otomatis harus mengikuti kompetisi kompetisi misalnya liga3.

#BeritaFullOlahragaMalukuMembuat sebuah club’ sepak bola di suatu daerah, memang bukan hal yang mudah karena harus…

Dikirim oleh n25news.COM pada Kamis, 19 Maret 2020

“Namun harus di pahami bahwa kalau Liga Tiga itu akan berlanjut sampai ke tingkat Nasional,apabila tim tersebut menang bahkan naik kasta, harus membutuhkan anggaran yang banyak apalagi sampai pada Liga Dua, club’ tersebut harus benar-benar  profesional walaupun di Liga Dua belum memakai pemain asing namun semua perlakuan harus profesional dari kontrak pemain dan hal-hal teknis lainnya,” jelas Soplanit.

Mantan Dirut Bank Maluku dan Maluku Utara ini kembali menambahkan ketika sebuah club’ itu dia sudah melangka ke tingkat yang lebih tinggi otomatis pemilik club’ harus punya kemampuan melobi yang tinggi misalnya mencari sponsor ataupun bekerjasama dengan pihak,pihak- tertentu seperti pemerintah dan pihak ketiga lainnya.

“Untuk itu  club sepak bola harus di buat PT,sebab kalau club’ sudah menuju ke tingkat profesional,club   tidak bisa berjalan sendiri,” katanya.

Bahkan ia mencontohkan dirinya sendiri yang yang pernah membuat club’ Maluku Putra namun club’ sampai saat ini tidak dapat berjalan dengan baik sebab dia hanya seorang diri karena membuat club’ sepak bola di era tahun 70 an sangat bedah dengan saat ini

“Untuk itu saat ini saya telah membangun komunikasi dengan salah satu pengusaha ternama asal Maluku untuk membuat club’ sepak bola di Maluku, mudah-mudahan semua itu dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Bahkan dirinya menawarkan kepada pengusaha tersebut untuk memakai dua cara yaitu membangun club’ dari awal serta mencari jalan pintas dengan cara pengalihan nama Club dalam arti kita membeli Club’ club’ sepak bola yang ada di  Liga Dua sebab kalau Liga 1 agak sulit.

“Setelah membeli Club’ otomatis kita belum bisa mengganti nama Club tersebut namun kita harus tunggu dulu kongres PSSI barulah disitu kita mengusulkan pergantian nama,”tambah Soplanit.

Untuk itu dirinya meminta dukungan penuh doa dari masyarakat Maluku agar ke depannya Maluku bisa mempunyai sebuah club’ sepak bola di liga yang lebih tinggi,Sebab kalau kita punya tekad yang kuat pasti banyak hal yang bisa kita lakukan.

Reporter : Santos W

Editor : Redaksi

Related posts